"Hanya mereka yang memakmurkan masjid-masjjd Allah-lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah. 9: 18)
Jumat, 28 September 2012
Permohonan Bantuan Hewan Kurban Pada Idul Adha Perdana di Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya 1433H (2012 M)
Permohonan Bantuan Hewan Kurban Pada Idul Adha Perdana di Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya 1433H (2012 M)
Batam, 10 September 2012
No :003/Al-Muttaqin/BTM/IX/2012
Lamp :1 (satu) bundel
Hal :Permohonan Bantuan Hewan Qurban
Pada Qurban Perdana di Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya
Kepada Yth.
Calon Shohibul Qurban
dan dermawan / dermawati
Di – Tempat
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Dengan hormat,
Innalhamda lillah. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sholawat beriring salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan tak lupa do’a semoga Bapak / Ibu dalam keadaan sehat wal afiat, serta sukses dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Amin.
Alhamdulillah, kita masih dipertemukan kembali oleh Allah dengan bulan Dzulhijah 1433 H, yang di dalamnya terdapat kewajiban menunaikan ibadah Haji bagi yang mampu, juga kita dianjurkan berqurban dan menunaikan kewajiban sosial kepada yang berhak menerimanya.
Sehubungan menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha 1433 H, dan sekaligus untuk melaksanakan syiar Agama Islam di wilayah Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya – Trans Barelang – Batam, dengan ini kami ajukan permohonan memperoleh bantuan berupa hewan Qurban untuk kami laksanakan penyembelihannya di Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya, dan selanjutnya akan kami bagikan kepada kaum muslimin/muslimat disekitar masjid.
Demikian surat permohonan bantuan hewan qurban ini kami sampaikan sebagai acuan demi suksesnya kegiatan penyembelihan hewan qurban perdana di Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya. Atas segala perhatian, pertimbangan serta bantuan Bapak/Ibu kami menghaturkan ribuan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Panitia Idhul Adha 1433 H (Idhul Qurban Perdana) Masjid Al Muttaqin
Perumahan Medio Raya – Trans Barelang – Batam,
Ketua
M. Ismu Torik
PROPOSAL IDHUL ADHA 10 DZULHIJJAH 1433 H
A. PENDAHULUAN
Hari Idul Adha merupakan puncak dari ibadah haji. Hari ini dirayakan tidak hanya oleh umat muslim yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah Al-Mukaromah, tetapi juga dirayakan dengan penuh suka cita oleh umat muslim di seluruh dunia. Hari raya ini disebut juga Hari Raya Qurban, dimana pada hari itu bagi setiap hamba-Nya yang mampu dianjurkan untuk menunaikan kewajibannya menyembelih hewan qurban.
“Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syari’atkan penyembelihan (Qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS. Al Hajj : 34)
”Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak, maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan ber-kurban-lah.” (QS. Al Kautsar : 1-2)
Dari dua surat di atas, secara langsung Allah SWT memberikan perintah agama (syari’at) di dalam kitab-Nya yang suci, bahwa kepada kita yang mengaku sebagai ummat-Nya diwajibkan untuk melaksanakan ibadah Penyembelihan Qurban. Sejalan dengan tujuannya, kewajiban ini akan jatuh kepada hamba-hamba-Nya yang telah dilimpahi rezki dan membagi rezki yang Allah berikan dengan saudara-saudara lain yang kurang (dhuafa).
Ibadah Qurban yang diperintahkan kepada ummat Nabi Muhammad SAW adalah ibadah yang mengacu kepada sejarah qurbannya Nabi Ibrahim A.S. Perintah mengorbankan anak yang dicintainya, Nabi Ismail A.S. yang kemudian Allah gantikan dengan seekor Gibas adalah salah satu bukti ketaatan Nabi Ibrahim A.S dalam menjalankan perintah Allah SWT. Oleh karena itu, pelaksanaan ibadah qurban harus diniatkan dalam rangka taat dan menjalankan perintah Allah, sebagaimana ayat-ayat di atas.
Ibadah Qurban juga memiliki keutamaan yaitu pengampunan dan keridhaan dari Allah SWT. Amalan yang paling dicintai Allah pada hari raya Idul Adha adalah menyembelih hewan qurban. Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW:
“Tidak ada satu amalan yang paling dicintai Allah dari bani Adam ketika hari raya Iedul Adha selain menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya hewan qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) qurban itu.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majjah dan Hakim)
“Barang siapa yang memiliki kelapangan (kecukupan harta) tetapi ia tidak berqurban, maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat Kami” (HR Hakim dari Abu Hurairah)
B. TUJUAN KEGIATAN
1. Meneladani Nabi Ibrahim As
2. Menumbuhkan kesadaran dan peran serta ummat Islam dalam upaya mengembangkan kecintaan kepada sesama, dalam perwujudan takwa kepada Allah
3. Memperkokoh jalinan silaturahim dalam upaya menopang ukhuwah islamiyah di antara pengurus Masjid Al Muttaqin dengan masyarakat muslim
C. WAKTU DAN TEMPAT QURBAN
Insya Allah Pelaksanaan kegiatan Qurban ini akan diadakan pada tanggal 26 Oktober 2012 (10 Dzulhijah 1433 H) dan tempat pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya – Trans Barelang – Batam.
D. LEGALITAS
1. Surat Rekomendasi Pendirian Mesjid dari Kelurahan Tembesi – Kecamatan Sagulung – Kota Batam
Nomor : 072 / TBS-11.001/VII/2012
Tanggal : 02 Juli 2012
2. Akta Notaris YAYASAN “AL-MUTTAQIN MEDIO RAYA BATAM”
Akta Pendirian : No.12
Tanggal : 26 Juni 2012
Notaris : DIDIK PONCO SULISTYONO, SH., M.Kn.
3. SK Menkumham : AHU-243.AH.02.01.TAHUN 2011
Tanggal : 13 April 2011
E. SEKRETARIAT
Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya RT.07 RW.14
Kelurahan Tembesi - Kecamatan Sagulung
Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434)
Hp. +6281377744845 Fax +62778 – 391515
Email : masjid.almuttaqin@ymail.com http://masjidbatam.blogspot.com/
F. PETA LOKASI MASJID AL MUTTAQIN
G. PANITIA IDHUL ADHA 1433 H (IDHUL QURBAN PERDANA)
asjid Al Muttaqin – Perum Medio Raya – Trans Barelang – Batam
Dewan Pembina & Penasihat
Bpk. Hanif Tarmizi
Ketua Bpk.M. Ismu Torik Hp. +6281377744845
Wakil Ketua
Bpk. Afrizal
Sekretaris
I. Bpk. Heri Ruswanto Hp. +6281270516575
II. Bpk. Julhadi
Bendahara
I. Bpk. Hardin Hp. +6282174024559
II. Bpk. M. Ali Syahbana Hp. +6281364998770
1. Divisi Penggalangan Dana :
Dedi Wijaya ( Koordinator) Hp. +6281364196629
Bpk. Safei
Bpk. Dawam
2. Divisi Survei :
Bpk. Karyanto ( Koordinator )
Bpk. Sukamto
3. Divisi Akomodasi dan Transportasi :
Bpk. Nanang ( Koordinator)
Bpk. Joko
4. Divisi Pemotongan Hewan dan Pembagian Daging Qurban
Bpk. Imam Sanyoso (Koordinator)
Bpk. Suyitno
Bpk. Sungkono
Bpk. Riyadi
Bpk. Adlin
5. Divisi Dokumentasi
Bpk. P.Vini (Koordinator)
Bpk. Sutrisno
F. JENIS DAN HARGA HEWAN QURBAN
Penyertaan hewan Qurban dapat dilakukan dengan memberikan konfirmasi kepada panitia, baik via telephone ataupun secara langsung menemui salah satu Panitia Idhul Adha 1433 H (Idhul Qurban Perdana) Masjid Al Muttaqin – Perum. Medio Raya – Trans Barelang – Batam dengan menyebutkan berapa jumlah penyertaannya.
Satu penyertaan qurban senilai dengan harga satu kambing, yang kami perkirakan besarnya adalah
o Kambing Tipe A Rp 2.300.000,-
o Kambing Tipe B Rp 2.000.000,-
o Kambing Tipe C Rp 1.750.000,-
Setiap tujuh penyertaan akan dibulatkan menjadi satu ekor Sapi, dengan perkiraan harga
o Sapi Tipe A Rp 15.000.000,-
o Sapi Tipe B Rp 13.000.000,-
o Sapi Tipe C Rp 11.000.000,-
Bila Bapak/ibu/Saudara berniat untuk ikut berqurban sebesar satu ekor sapi dengan harga yang lebih besar, Insya Allah kami akan menyalurkannya.
Shohibul qurban diharapkan datang pada saat penyembelihan hewan kurban.
Bantuan berupa hewan kurban dapat diberikan kepada panitia kurban secara langsung atau uang ditransfer ke No. Rekening berikut ini:
No.Rekening 0188500592 Bank Muamalat Cabang Batam
a.n. MESJID AL MUTTAQIN
Jika Anda sudah melakukan transfer, Mohon berikan informasi lengkap kepada salah satu Panitia Idhul Adha 1433H (Idhul Qurban Perdana) Masjid Al Muttaqin – Perum Medio Raya – Trans Barelang – Batam
Bpk.M. Ismu Torik Hp. +6281377744845
Bpk. Heri Ruswanto Hp. +6281270516575
Bpk. Hardin Hp. +6282174024559
Bpk. M. Ali Syahbana Hp. +6281364998770
Dedi Wijaya Hp. +6281364196629
Insya Allah kami akan menyalurkannya kepada masyarakat di sekitar Masjid Al Muttaqin – Perum. Medio Raya – Trans Barelang – Batam.
H. PENUTUP
Dengan tulus ikhlas semata-mata hanya mengharapkan ridho dari Allah SWT, kami mengetuk hati Bapak/Ibu sekalian, kaum muslimin dan muslimat untuk mengambil kesempatan emas ini, yaitu momen Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Qurban ini untuk menyisihkan sebagian dari rezki dan nikmat yang telah Allah anugrahkan kepada Bapak/Ibu untuk dibagikan kepada saudara-saudara kita semua, yang memang mutlak sekali sangat membutuhkannya.
Renungkanlah lagi firman Allah SWT yang kami kutip dari ayat-ayat suci Al-Qur’an di atas dan juga firman Allah berikut ini:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. Surat Ibrahim (14) ayat 7.
Dalam surah Ar-Rahman (55) ayat 60-61 Allah SWT mengingatkan kita: “Sungguh, tiada balasan bagi kebaikan kecuali hanya kebaikan pula” Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu demi suksesnya pelaksanaan Penyembelihan Hewan Qurban Perdana di Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya – Trans Barelang - Batam. Semoga kemurahan hati & keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan, mendapat ridho-Nya serta mendapat balasan pahala yang berlipat dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih. Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh,
Hormat kami,
Panitia Idhul Adha 1433H (Idhul Qurban Perdana)
Masjid Al Muttaqin
Perumahan Medio Raya – Trans Barelang - Batam
Ketua
M. Ismu Torik
proposal kurban, proposal qurban, proposal idhul adha, kurban batam, qurban batam, idul adha batam, masjid raya batam, masjid jami batam, sapi batam, kambing batam, hari raya haji, hewan qurban, muallaf batam, Idul Adha 2012, Idul Adha 1433 H
Label:
hari raya haji,
hewan qurban,
Idul Adha 1433 H,
Idul Adha 2012,
idul adha batam,
kambing batam,
Masjid Jami Batam,
masjid raya batam,
muallaf batam,
qurban batam,
sapi batam
Proposal Pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam
Proposal Pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Dengan hormat,
Innalhamda lillah. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sholawat beriring salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan tak lupa do’a semoga Bapak / Ibu dalam keadaan sehat wal afiat, serta sukses dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Amin.
Sehubungan dengan adanya kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam, yang sesuai perencanaan awal Insya Allah membutuhkan dana sebesar Rp 1.555.992.500,- (Satu Milyar Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan rincian dana terlampir, untuk itu kami dari Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin mengharapkan kepada Bapak / Ibu, kaum muslimin / muslimat untuk ikut serta berpartisipasi dalam mengembangkan dakwah dan syiar Islam melalui penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai amal jariyah kita bersama.
Demikian surat permohonan bantuan dana ini kami sampaikan sebagai acuan, semoga cepat terealisasinya Pembangunan Masjid Al Muttaqin sampai tahap sempurna. Atas segala perhatian, pertimbangan serta bantuan Bapak/Ibu kami menghaturkan ribuan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Hormat kami,
Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya – Trans Barelang – Batam,
Ketua
M. Ismu Torik
MUKADIMAH
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang benar untuk diibadahi selain Allah saja, tiada ada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk muslim Medio Raya dan dalam rangka kebutuhan pembangunan Masjid Al Muttaqin, kami selaku pengurus mengajak Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk membantu baik dari segi materil maupun non materil demi terbangunnya Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Batam.
Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Masjid Al Muttaqin di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materiil, sebagai salah satu amal jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surga-Nya Allah, karena telah membangun rumah Allah di muka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.
Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
A. WAKTU DAN TEMPAT PEMBANGUNAN MASJID
Dengan rahmat dan hidayah dari Allah SWT, InsyaAllah pelaksanaan kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam sudah mulai dilaksanakan pada Hari Ahad (Minggu), Tanggal 25 Juli 2010 bertepatan dengan tanggal 13 Sya'ban 1431 H.
Alhamdulillah dengan swadaya masyarakat muslim Medio Raya, saat ini sudah berhasil terbangun bangunan seluas 9m x 6m yang digunakan sebagai bangunan masjid sementara sekaligus sebagai ruang TPQ dan ruang serbaguna masyarakat muslim perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.
Sedangkan untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin masih dalam tahap awal pembangunan dengan mengharap bantuan donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan kota lainnya yang sistemnya tidak mengikat.
B. LEGALITAS Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya - Batam
1. Surat Rekomendasi Pendirian Mesjid dari Kelurahan Tembesi – Kecamatan Sagulung – Kota Batam
Nomor : 072 / TBS-11.001/VII/2012
Tanggal : 02 Juli 2012
2. Akta Notaris YAYASAN “AL-MUTTAQIN MEDIO RAYA BATAM”
Akta Pendirian : No.12
Tanggal : 26 Juni 2012
Notaris : DIDIK PONCO SULISTYONO, SH., M.Kn.
3. SK Menkumham : AHU-243.AH.02.01.TAHUN 2011
Tanggal : 13 April 2011
C. SEKRETARIAT
Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi - Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434) Hp. +6281377744845 Fax +62778 – 391515 Email : masjid.almuttaqin@ymail.com
http://masjidbatam.blogspot.com/
Gambar bangunan Masjid Sementara dengan ukuran 9m x 6m yang digunakan sebagai Bangunan Masjid Sementara sekaligus sebagai ruang TPQ dan ruang serbaguna masyarakat muslim perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.
Gambar Tanah Kosong di Samping Bangunan Masjid Sementara, Lokasi Tempat Akan dibangunnya Masjid Al Muttaqin Dengan ukuran keseluruhan tanah 40m x 22m .
D. PETA LOKASI MASJID AL MUTTAQIN
Perumahan Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434)
E. PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL MUTTAQIN
Dewan Pembina & Penasihat
Bpk. Hanif Tarmizi
Ketua
Bpk.M. Ismu Torik
Wakil Ketua
Bpk. Afrizal
Sekretaris
I. Bpk. Heri Ruswanto
II. Bpk. Julhadi
Bendahara
I. Bpk. Hardin
II. Bpk. Ali
Bidang Tabligh & Taklim
Bpk. Safei
Bpk. Dawam
Bidang Tarbiyah & Dauroh
Bpk. Nanang
Bpk. Joko
Bidang Sosial & Ekonomi
Bpk. Suyitno
Bpk. Sungkono
Bpk. Riyadi
Bidang Informasi & Komunikasi
Bpk. P.Vini
Bpk. Sutrisno
Bidang Khusus PHBI (Peringatan Hari Besar Islam)
Bpk. Karyanto
Bpk. Sukamto
Bidang Khusus Pembangunan Masjid
Bpk. Imam Sanyoso
Bpk. Adlin
F. SUMBER DANA DAN RENCANA ANGGARAN
Biaya pembangunan Masjid Al Muttaqin bersumber dari donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan kota lainnya yang sistemnya tidak mengikat, antara lain:
1. Umat Muslim Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.
2. Dermawan / Dermawati.
3. Instansi-instansi pemerintah.
4. Organisasi Sosial Masyarakat.
5. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).
6. Ormas Islam.
7. dan lain-lain.
Estimasi anggaran biaya pembangunan masjid Al Muttaqin diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp 1.555.992.500,- (Satu Milyar Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah).
Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Masjid Al Muttaqin
GAMBAR TAMPAK DEPAN (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
GAMBAR TAMPAK SAMPING (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
GAMBAR DENAH PEMBALOKAN LANTAI 1 (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
GAMBAR DENAH LANTAI 2 (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
H. PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Masjid Muttaqin ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Masjid Al-Muttaqin dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya bagi warga muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan masyarakat sekitarnya. Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat diharapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu Pembangunan Masjid Al Muttaqin. Semoga kemurahan hati & keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan, mendapat ridho-Nya serta mendapat balasan pahala yang berlipat dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih. Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Hormat kami,
Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin
Perumahan Medio Raya – Trans Barelang - Batam
Ketua
M. Ismu Torik
Masjid Raya Batam, Batam Grand Mosque, Masjid Agung Batam, Masjid Batam, Batam Mosque, Batam, Barelang, Moslem, Islam, Zakat, Infak, Sedekah, Shodaqoh, Sumbangan, Proposal, Pembangunan, Masjid Batam, batam mosque, Tembesi, Sagulung, Kepri, Kepulauan Riau, Masjid Besar Batam, Masjid Jami Batam
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Dengan hormat,
Innalhamda lillah. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sholawat beriring salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, dan tak lupa do’a semoga Bapak / Ibu dalam keadaan sehat wal afiat, serta sukses dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Amin.
Sehubungan dengan adanya kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam, yang sesuai perencanaan awal Insya Allah membutuhkan dana sebesar Rp 1.555.992.500,- (Satu Milyar Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan rincian dana terlampir, untuk itu kami dari Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin mengharapkan kepada Bapak / Ibu, kaum muslimin / muslimat untuk ikut serta berpartisipasi dalam mengembangkan dakwah dan syiar Islam melalui penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai amal jariyah kita bersama.
Demikian surat permohonan bantuan dana ini kami sampaikan sebagai acuan, semoga cepat terealisasinya Pembangunan Masjid Al Muttaqin sampai tahap sempurna. Atas segala perhatian, pertimbangan serta bantuan Bapak/Ibu kami menghaturkan ribuan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Hormat kami,
Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya – Trans Barelang – Batam,
Ketua
M. Ismu Torik
MUKADIMAH
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang benar untuk diibadahi selain Allah saja, tiada ada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk muslim Medio Raya dan dalam rangka kebutuhan pembangunan Masjid Al Muttaqin, kami selaku pengurus mengajak Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk membantu baik dari segi materil maupun non materil demi terbangunnya Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Batam.
Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Masjid Al Muttaqin di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materiil, sebagai salah satu amal jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surga-Nya Allah, karena telah membangun rumah Allah di muka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.
Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
A. WAKTU DAN TEMPAT PEMBANGUNAN MASJID
Dengan rahmat dan hidayah dari Allah SWT, InsyaAllah pelaksanaan kegiatan pembangunan Masjid Al Muttaqin di Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam sudah mulai dilaksanakan pada Hari Ahad (Minggu), Tanggal 25 Juli 2010 bertepatan dengan tanggal 13 Sya'ban 1431 H.
Alhamdulillah dengan swadaya masyarakat muslim Medio Raya, saat ini sudah berhasil terbangun bangunan seluas 9m x 6m yang digunakan sebagai bangunan masjid sementara sekaligus sebagai ruang TPQ dan ruang serbaguna masyarakat muslim perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.
Sedangkan untuk pembangunan Masjid Al Muttaqin masih dalam tahap awal pembangunan dengan mengharap bantuan donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan kota lainnya yang sistemnya tidak mengikat.
B. LEGALITAS Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya - Batam
1. Surat Rekomendasi Pendirian Mesjid dari Kelurahan Tembesi – Kecamatan Sagulung – Kota Batam
Nomor : 072 / TBS-11.001/VII/2012
Tanggal : 02 Juli 2012
2. Akta Notaris YAYASAN “AL-MUTTAQIN MEDIO RAYA BATAM”
Akta Pendirian : No.12
Tanggal : 26 Juni 2012
Notaris : DIDIK PONCO SULISTYONO, SH., M.Kn.
3. SK Menkumham : AHU-243.AH.02.01.TAHUN 2011
Tanggal : 13 April 2011
C. SEKRETARIAT
Masjid Al Muttaqin Perumahan Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi - Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434) Hp. +6281377744845 Fax +62778 – 391515 Email : masjid.almuttaqin@ymail.com
http://masjidbatam.blogspot.com/
Gambar bangunan Masjid Sementara dengan ukuran 9m x 6m yang digunakan sebagai Bangunan Masjid Sementara sekaligus sebagai ruang TPQ dan ruang serbaguna masyarakat muslim perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.
Gambar Tanah Kosong di Samping Bangunan Masjid Sementara, Lokasi Tempat Akan dibangunnya Masjid Al Muttaqin Dengan ukuran keseluruhan tanah 40m x 22m .
D. PETA LOKASI MASJID AL MUTTAQIN
Perumahan Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia (29434)
E. PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AL MUTTAQIN
Dewan Pembina & Penasihat
Bpk. Hanif Tarmizi
Ketua
Bpk.M. Ismu Torik
Wakil Ketua
Bpk. Afrizal
Sekretaris
I. Bpk. Heri Ruswanto
II. Bpk. Julhadi
Bendahara
I. Bpk. Hardin
II. Bpk. Ali
Bidang Tabligh & Taklim
Bpk. Safei
Bpk. Dawam
Bidang Tarbiyah & Dauroh
Bpk. Nanang
Bpk. Joko
Bidang Sosial & Ekonomi
Bpk. Suyitno
Bpk. Sungkono
Bpk. Riyadi
Bidang Informasi & Komunikasi
Bpk. P.Vini
Bpk. Sutrisno
Bidang Khusus PHBI (Peringatan Hari Besar Islam)
Bpk. Karyanto
Bpk. Sukamto
Bidang Khusus Pembangunan Masjid
Bpk. Imam Sanyoso
Bpk. Adlin
F. SUMBER DANA DAN RENCANA ANGGARAN
Biaya pembangunan Masjid Al Muttaqin bersumber dari donasi / infak / sedekah / hibah dari masyarakat muslim dan dari berbagai instansi di kota Batam dan kota lainnya yang sistemnya tidak mengikat, antara lain:
1. Umat Muslim Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Batam.
2. Dermawan / Dermawati.
3. Instansi-instansi pemerintah.
4. Organisasi Sosial Masyarakat.
5. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).
6. Ormas Islam.
7. dan lain-lain.
Estimasi anggaran biaya pembangunan masjid Al Muttaqin diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp 1.555.992.500,- (Satu Milyar Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah).
Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Masjid Al Muttaqin
GAMBAR TAMPAK DEPAN (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
GAMBAR TAMPAK SAMPING (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
GAMBAR DENAH PEMBALOKAN LANTAI 1 (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
GAMBAR DENAH LANTAI 2 (Draft Gambar Masjid Al Muttaqin)
H. PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Masjid Muttaqin ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Masjid Al-Muttaqin dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya bagi warga muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan masyarakat sekitarnya. Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat diharapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu Pembangunan Masjid Al Muttaqin. Semoga kemurahan hati & keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan, mendapat ridho-Nya serta mendapat balasan pahala yang berlipat dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih. Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Hormat kami,
Panitia Pembangunan Masjid Al Muttaqin
Perumahan Medio Raya – Trans Barelang - Batam
Ketua
M. Ismu Torik
Masjid Raya Batam, Batam Grand Mosque, Masjid Agung Batam, Masjid Batam, Batam Mosque, Batam, Barelang, Moslem, Islam, Zakat, Infak, Sedekah, Shodaqoh, Sumbangan, Proposal, Pembangunan, Masjid Batam, batam mosque, Tembesi, Sagulung, Kepri, Kepulauan Riau, Masjid Besar Batam, Masjid Jami Batam
Label:
batam mosque,
infak,
kepri,
kepulauan riau,
masjid batam,
Masjid Besar Batam,
Masjid Jami Batam,
pembangunan,
Proposal,
Sagulung,
sedekah,
shodaqoh,
sumbangan,
Tembesi,
zakat
Rabu, 18 Juli 2012
LELANG AMAL JARIYAH PEMBANGUNAN MASJID AL MUTTAQIN - TEMBESI - TRANS BARELANG - KEPRI
LELANG AMAL JARIYAH PEMBANGUNAN MASJID AL MUTTAQIN
Sekretariat : Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung - Trans Barelang – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia Hp. +6281377744845 Fax +62778 – 391515 No.Rekening 0188500592 Bank Muamalat Cabang Batam atas nama MESJID AL MUTTAQIN Email : masjid.almuttaqin@ymail.com
Apabila meninggal anak Adam maka putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak (baik laki-laki maupun perempuan) yang sholeh. (HR. Muslim)
Mengajak Kaum Muslimin Turut Serta Membantu – Membangun – Meramaikan Dan Memakmurkan Masjid Al Muttaqin - Medio Raya – Trans Barelang – Pulau Batam – Indonesia
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang benar untuk diibadahi selain Allah saja, tiada ada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.
Amma ba’du
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk muslim Medio Raya dan dalam rangka kebutuhan akan penyelesaian pembangunan Masjid Al Muttaqin, kami selaku pengurus Masjid mengajak Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk membantu baik dari segi materil maupun non materil.
Dari segi materil kami membutuhkan bantuan dana dan/atau berupa bahan material pembangunan yang sangat dibutuhkan dalam rangka penyelesainan sebagian pembangunan Masjid Al-Muttaqin.
Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan bersama ini kami ingin menawarkan LELANG AMAL JARIYAH dalam pengadaan jendela, keramik, plafon, kipas angin dan pengeras suara, adapun perinciannya sebagai berikut:
BANGUNAN AWAL DAN PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID AL MUTTAQIN
- Pembuatan Batu Miring Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah)
- Pembuatan Pondasi Awal Bangunan Masjid Rp 300.000.000,- (Tiga Ratus Juta Rupiah)
BANGUNAN Ruang Serbaguna (Bangunan Sementara Masjid yang sudah berdiri sebagai ruang TPQ – Ruang Pertemuan sekaligus sebagai bangunan masjid sementara)
- Plafon Ruang Serbaguna = Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah)
- Kipas angin 3 bh x @ Rp 200.000,- = Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)
- Pengeras Suara / TOA 1 bh x @ Rp 600.000,- = Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)
- Keramik teras 50 kotak x @Rp 50.000,- = 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah)
- Keramik kamar mandi 10 kotak x @Rp 50.000,- = 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)
- Keramik tempat wudhu 30 kotak x @Rp 50.000,- = 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah)
- Pemasangan instalasi air bersih dari PT ATB Batam = Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah)
- Pemasangan instalasi listrik dari PT PLN Batam = Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah)
Jika ada yang memiliki kelapangan rezeki bisa diwujudkan dalam bentuk barang ataupun berupa uang untuk per-satuan kebutuhan sebagaimana tersebut di atas
Selain untuk pengadaan barang fisik tersebut, kami juga berencana membuat akta notaris pendirian Yayasan Al-Muttaqin yang diperkirakan membutuhkan dana Rp 4.000.000,-
Keberadaan akta notaris pendirian yayasan ini sangat dibutuhkan dengan alasan: Untuk pembentukan badan hukum Masjid Al-Muttaqin guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Untuk pengajuan proposal bantuan dana kepada donatur-donatur yang tidak mengikat, yang mana dana-dana tersebut bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan Masjid maupun pembangunannya.
Sebagai salah satu syarat untuk pengajuan pembukaan TPA / TPQ ke Departemen Agama, sehingga ada legalitas TPA / TPQ sebagai sarana pembelajaran agama bagi anak-anak penerus bangsa dan kegiatan pengajian anak-anakpun ada wadah yang menaunginya.
Bagi pihak yang ingin beramal, Infaq, shodaqoh, wakaf dan amal jariyyah dalam bentuk uang ataupun dalam bentuk bantuan lainnya dapat menghubungi salah satu pengurus Masjid Al-Muttaqin, yaitu sebagai berikut:
Hp. +6281377744845 (Bp. Ust.Ismu Torik – Ketua Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6282169126675 (Bp. Hardin – Bendahara Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6281270516575 (Bp. Heri Kusyanto – Sekretaris Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6282169880621 (Bp. Imam Santoso – Seksi Perencanaan & Pembangunan Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6285274009834 (Bp. Hanif Tarmizi – Penasehat Masjid Al-Muttaqin)
Atau bisa datang langsung ke sekretariat Panitia Pembangunan Masjid Al-Muttaqin di Masjid Al-Muttaqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Atau bisa langsung transfer ke
No.Rekening 0188500592 Bank Muamalat Cabang Batam atas nama MESJID AL MUTTAQIN
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu meringankan beban Pembiayaan Pembangunan Masjid tersebut.
Semoga kemurahan hati para Dermawan mendapat balasan Pahala yang berlipat dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Sebagai motivasi bagi Bapak / Ibu / Saudara / i, untuk giat berinfak dan bershodaqoh, inilah beberapa manfaat dan faidah dari infaq dan shodaqoh yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah:
1. Manfaat & faedah dari infaq dan shodaqoh yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah
Shodaqoh bisa meredam kemurkaan Allah, Rasulullah SAW, bersabda: “Sesungguhnya shodaqoh secara sembunyi-sembunyi bisa memadamkan kemurkaan Rabb (Allah)” (Shahih At-Targhib)
Menghapuskan kesalahan seorang hamba, Rasulullah SAW, bersabda: “Dan Shodaqoh bisa menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api” (Shahih At-Targhib)
Orang yang bersedekah dengan ikhlas akan mendapatkan perlindungan dan naungan Arsy di hari kiamat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan dari Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya diantaranya yaitu: “Seseorang yang menyedekahkan hartanya dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.” (Muttafaq ‘alaih)
Sebagai obat bagi berbagai macam penyakit, baik penyakit jasmani maupun rohani. Rasulullah SAW, bersabda: “Obatilah orang-orang yang sakit diantaranya dengan shodaqoh.” (Shahih At-Targhib) beliau juga bersabda kepada orang yang mengeluhkan tentang kekerasan hatinya: “Jika engkau ingin melunakkan hatimu maka berilah makan pada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.” (Hadis Riwayat: Ahmad)
Orang yang berinfak akan didoakan oleh malaikat setiap hari sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Tidaklah datang sesuatu hari kecuali akan turun 2 malaikat yang salah satunya mengatakan, “Ya, Allah berilah orang-orang yang berinfaq itu balasan” dan yang lain mengatakan, “Ya, Allah berilah pada orang yang bakhil kebinasaan (hartanya).” (Muttafaq ‘alaihi)
Allah SWT akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah (Al Qur’an Surat: Al – Baqarah : 245)
Shodaqoh merupakan pembersih harta dan mensucikannya dari kotoran, sebagaimana wasiat beliau kepada para pedagang, “Wahai para pedagang sesungguhnya jual beli ini dicampuri dengan perbuatan sia-sia dan sumpah oleh karena bersihkanlah ia dengan shodaqoh.” (Hadis riwayat: Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah juga disebutkan dalam Shahih Al-Jami’)
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)Nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)Nya pula. (Al-Zalzalah : 7-8)
2. Masjid rumah Rasulullah SAW
Allahpun berfirman "RumahKu dimuka bumi adalah masjid, para kekasihKu adalah mereka yang memakmurkan rumahKu.Barangsiapa yang ingin berjumpa denganKu hendaklah ia datang ke rumahKu,sungguh wajib bagi tuan rumah menghormati para tamunya."(hadis Qudsi)
Karena itulah Adzan bukan panggilan muazin, tapi panggilan Allah Kekasih untuk para kekasihNya.
Ketika beliau sakit menjelang akhir hayat beliau, tatkala mendengar adzan Bilal, beliau berkata kepada Saidah Aisyah RA,antarkan aku ke rumahku! Saidah Aisyah keheranan dan seraya bertanya "Bukankah ini rumah engkau wahai kekasih Allah?" Rasulullah menjawab,"Tidak rumahku adalah masjid."
Kesempatan lainpun beliau bersabda :"Seandainya umatku mengetahui keutamaan shalat berjamaah di masjid ,merangkakpun mereka tetap shalat berjamaah dimasjid(muttafaqun 'alaiha)
3. Masjid rumah malaikat-malaikat Allah
Istana saja ada penjaganya apalagi masjid, para malaikat iu mendoakan dan mengaminkan doa mereka yang memakmurkan masjid(HR Ahmad).
4. Masjid adalah rumah orang-orang mukmin
Setiap makhluk ada rumahnya,dan rumah orang beriman adalah masjid. Simak dengan keimanan surat At-Taubah ayat 18 : "Sesungguhnya hanya hamba Allah yang benar-benar beriman kepada Allah dan benar-benar beriman kepada hari akhirat, merekalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah."
(sumber:Majelisazzikra.org)
ALLAH SWT. dan Rasul-nya Muhammad SAW. Memerintahkan Umat Islam di manapun mereka berada agar membangun masjid. Alangkah indah dan bahagianya umat Islam apabila memiliki sarana peribadatan yang memadai keberadaannya.
"Barang siapa berangkat ke atau pulang dari masjid, niscaya Allah menyediakan tempat kediaman di surga setiap ia berangkat atau pulang." (HR. Bukhari dan Muslim).
"Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu Shalat di dalamnya terdapat orang-orang yang membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih." (QS. At - Taubah (9): 108)
"Hanya mereka yang memakmurkan masjid-masjjd Allah-lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah. 9: 18)
"Dan sesungguhnya masjid-masjid adalah milik Allah, maka janganlah engkau menyembah seseorang pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah" (QS. Al-Jin: 18)
“Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia telah dirikan itu, di dalam Surga”. (HR. Bukhori dan Muslim)
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah : 261)
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma´ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."(QS. An-Nisaa': 114)
Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia dikumpulkan, semuanya berjumlah 10 amal, yaitu: 1. ilmu yang bermanfaat,
2. doa anak shaleh,
3. sedekah jariyah (wakaf),
4. menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan,
5. mewakafkan buku, kitab atau Alquran,
6. berjuang dan membela Tanah Air,
7. membuat sumur,
8. membuat irigasi,
9. membangun tempat penginapan bagi para musafir,
10. membangun tempat ibadah dan belajar.
Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, karena orang yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10 hal tersebut. Manfaat yang dirasakan orang yang masih hidup inilah yang menyebabkannya terus mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal dunia. Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10 hal tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih berat dari pada timbangan amal buruk.
Allah SWT. berfirman: ‘’Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.’’ (Al-Baqarah: 110)
Ibnu Abbas r.a. berkata: “Abu Sufyan pernah memberitahukan sesuatu kepadaku dengan menyebutkan hadits Nabi SAW, yang artinya: ‘’Beliau memerintahkan kami mengerjakan shalat, membayar zakat, bersilaturrahmi, dan menjaga kesucian diri.’’(HR. Bukhari)
Dari Ibnu Abbas ia berkata bahwa Nabi pernah mengirim Mu’adz ke Yaman seraya berpesan: ‘’Ajaklah mereka bersaksi, bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan sesungguhnya aku (Muhammad) adalah Rasul-Nya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima perintah shalat pada setiap harinya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka untuk membayar zakat pada harta mereka yang diambil dari harta orang-orang kaya diantara mereka dan diserahkan kepada orang-orang miskin diantara mereka.’’ (HR. Bukhari dan An-Nasa’i)
Ya Allah baguskan agamaku karena ia menjadi peganganku. Baguskan duniaku karena disitulah kehidupanku, & baguskan akhiratku karena ia itu tempat aku kembali. Jadikan kehidupanku ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal soleh dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahat dari semua keburukan. (HR. Muslim) SOLEH kan Kami Ya Allah, karena dengan SOLEH KAMI mampu meraup BERKAH & NIKMAT NYA HIDUP...Semoga berbahagia
Akhirul kalam, Teriring do'a Jazakumullah Khairan Katsiro, semoga Allah membalas segala kebaikan anda.)
Fastabiqul khairot,
Wabillahitaufiq wal hidayah,
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Salam SUKSES by :
Master Internet Marketer Indonesia
http://momoncomputer.blogspot.com/
=========================== ++++++++ ===========================
Lelang amal jariyah, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, zakat, wakaf, pembangunan masjid, pembangunan Masjid, masjid batam, Masjid batam, muslim, Moslem, panitia pembangunan Masjid batam, panitia pembangunan masjid batam, medio raya
Sekretariat : Masjid Al Muttaqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung - Trans Barelang – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia Hp. +6281377744845 Fax +62778 – 391515 No.Rekening 0188500592 Bank Muamalat Cabang Batam atas nama MESJID AL MUTTAQIN Email : masjid.almuttaqin@ymail.com
Apabila meninggal anak Adam maka putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak (baik laki-laki maupun perempuan) yang sholeh. (HR. Muslim)
Mengajak Kaum Muslimin Turut Serta Membantu – Membangun – Meramaikan Dan Memakmurkan Masjid Al Muttaqin - Medio Raya – Trans Barelang – Pulau Batam – Indonesia
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang benar untuk diibadahi selain Allah saja, tiada ada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.
Amma ba’du
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk muslim Medio Raya dan dalam rangka kebutuhan akan penyelesaian pembangunan Masjid Al Muttaqin, kami selaku pengurus Masjid mengajak Bapak/Ibu/Saudara/i, untuk membantu baik dari segi materil maupun non materil.
Dari segi materil kami membutuhkan bantuan dana dan/atau berupa bahan material pembangunan yang sangat dibutuhkan dalam rangka penyelesainan sebagian pembangunan Masjid Al-Muttaqin.
Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan bersama ini kami ingin menawarkan LELANG AMAL JARIYAH dalam pengadaan jendela, keramik, plafon, kipas angin dan pengeras suara, adapun perinciannya sebagai berikut:
BANGUNAN AWAL DAN PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID AL MUTTAQIN
- Pembuatan Batu Miring Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah)
- Pembuatan Pondasi Awal Bangunan Masjid Rp 300.000.000,- (Tiga Ratus Juta Rupiah)
BANGUNAN Ruang Serbaguna (Bangunan Sementara Masjid yang sudah berdiri sebagai ruang TPQ – Ruang Pertemuan sekaligus sebagai bangunan masjid sementara)
- Plafon Ruang Serbaguna = Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah)
- Kipas angin 3 bh x @ Rp 200.000,- = Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)
- Pengeras Suara / TOA 1 bh x @ Rp 600.000,- = Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)
- Keramik teras 50 kotak x @Rp 50.000,- = 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah)
- Keramik kamar mandi 10 kotak x @Rp 50.000,- = 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)
- Keramik tempat wudhu 30 kotak x @Rp 50.000,- = 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah)
- Pemasangan instalasi air bersih dari PT ATB Batam = Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah)
- Pemasangan instalasi listrik dari PT PLN Batam = Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah)
Jika ada yang memiliki kelapangan rezeki bisa diwujudkan dalam bentuk barang ataupun berupa uang untuk per-satuan kebutuhan sebagaimana tersebut di atas
Selain untuk pengadaan barang fisik tersebut, kami juga berencana membuat akta notaris pendirian Yayasan Al-Muttaqin yang diperkirakan membutuhkan dana Rp 4.000.000,-
Keberadaan akta notaris pendirian yayasan ini sangat dibutuhkan dengan alasan: Untuk pembentukan badan hukum Masjid Al-Muttaqin guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Untuk pengajuan proposal bantuan dana kepada donatur-donatur yang tidak mengikat, yang mana dana-dana tersebut bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan Masjid maupun pembangunannya.
Sebagai salah satu syarat untuk pengajuan pembukaan TPA / TPQ ke Departemen Agama, sehingga ada legalitas TPA / TPQ sebagai sarana pembelajaran agama bagi anak-anak penerus bangsa dan kegiatan pengajian anak-anakpun ada wadah yang menaunginya.
Bagi pihak yang ingin beramal, Infaq, shodaqoh, wakaf dan amal jariyyah dalam bentuk uang ataupun dalam bentuk bantuan lainnya dapat menghubungi salah satu pengurus Masjid Al-Muttaqin, yaitu sebagai berikut:
Hp. +6281377744845 (Bp. Ust.Ismu Torik – Ketua Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6282169126675 (Bp. Hardin – Bendahara Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6281270516575 (Bp. Heri Kusyanto – Sekretaris Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6282169880621 (Bp. Imam Santoso – Seksi Perencanaan & Pembangunan Masjid Al-Muttaqin)
Hp. +6285274009834 (Bp. Hanif Tarmizi – Penasehat Masjid Al-Muttaqin)
Atau bisa datang langsung ke sekretariat Panitia Pembangunan Masjid Al-Muttaqin di Masjid Al-Muttaqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Atau bisa langsung transfer ke
No.Rekening 0188500592 Bank Muamalat Cabang Batam atas nama MESJID AL MUTTAQIN
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu meringankan beban Pembiayaan Pembangunan Masjid tersebut.
Semoga kemurahan hati para Dermawan mendapat balasan Pahala yang berlipat dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Sebagai motivasi bagi Bapak / Ibu / Saudara / i, untuk giat berinfak dan bershodaqoh, inilah beberapa manfaat dan faidah dari infaq dan shodaqoh yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah:
1. Manfaat & faedah dari infaq dan shodaqoh yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah
Shodaqoh bisa meredam kemurkaan Allah, Rasulullah SAW, bersabda: “Sesungguhnya shodaqoh secara sembunyi-sembunyi bisa memadamkan kemurkaan Rabb (Allah)” (Shahih At-Targhib)
Menghapuskan kesalahan seorang hamba, Rasulullah SAW, bersabda: “Dan Shodaqoh bisa menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api” (Shahih At-Targhib)
Orang yang bersedekah dengan ikhlas akan mendapatkan perlindungan dan naungan Arsy di hari kiamat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan dari Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya diantaranya yaitu: “Seseorang yang menyedekahkan hartanya dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.” (Muttafaq ‘alaih)
Sebagai obat bagi berbagai macam penyakit, baik penyakit jasmani maupun rohani. Rasulullah SAW, bersabda: “Obatilah orang-orang yang sakit diantaranya dengan shodaqoh.” (Shahih At-Targhib) beliau juga bersabda kepada orang yang mengeluhkan tentang kekerasan hatinya: “Jika engkau ingin melunakkan hatimu maka berilah makan pada orang miskin dan usaplah kepala anak yatim.” (Hadis Riwayat: Ahmad)
Orang yang berinfak akan didoakan oleh malaikat setiap hari sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Tidaklah datang sesuatu hari kecuali akan turun 2 malaikat yang salah satunya mengatakan, “Ya, Allah berilah orang-orang yang berinfaq itu balasan” dan yang lain mengatakan, “Ya, Allah berilah pada orang yang bakhil kebinasaan (hartanya).” (Muttafaq ‘alaihi)
Allah SWT akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah (Al Qur’an Surat: Al – Baqarah : 245)
Shodaqoh merupakan pembersih harta dan mensucikannya dari kotoran, sebagaimana wasiat beliau kepada para pedagang, “Wahai para pedagang sesungguhnya jual beli ini dicampuri dengan perbuatan sia-sia dan sumpah oleh karena bersihkanlah ia dengan shodaqoh.” (Hadis riwayat: Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah juga disebutkan dalam Shahih Al-Jami’)
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)Nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)Nya pula. (Al-Zalzalah : 7-8)
2. Masjid rumah Rasulullah SAW
Allahpun berfirman "RumahKu dimuka bumi adalah masjid, para kekasihKu adalah mereka yang memakmurkan rumahKu.Barangsiapa yang ingin berjumpa denganKu hendaklah ia datang ke rumahKu,sungguh wajib bagi tuan rumah menghormati para tamunya."(hadis Qudsi)
Karena itulah Adzan bukan panggilan muazin, tapi panggilan Allah Kekasih untuk para kekasihNya.
Ketika beliau sakit menjelang akhir hayat beliau, tatkala mendengar adzan Bilal, beliau berkata kepada Saidah Aisyah RA,antarkan aku ke rumahku! Saidah Aisyah keheranan dan seraya bertanya "Bukankah ini rumah engkau wahai kekasih Allah?" Rasulullah menjawab,"Tidak rumahku adalah masjid."
Kesempatan lainpun beliau bersabda :"Seandainya umatku mengetahui keutamaan shalat berjamaah di masjid ,merangkakpun mereka tetap shalat berjamaah dimasjid(muttafaqun 'alaiha)
3. Masjid rumah malaikat-malaikat Allah
Istana saja ada penjaganya apalagi masjid, para malaikat iu mendoakan dan mengaminkan doa mereka yang memakmurkan masjid(HR Ahmad).
4. Masjid adalah rumah orang-orang mukmin
Setiap makhluk ada rumahnya,dan rumah orang beriman adalah masjid. Simak dengan keimanan surat At-Taubah ayat 18 : "Sesungguhnya hanya hamba Allah yang benar-benar beriman kepada Allah dan benar-benar beriman kepada hari akhirat, merekalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah."
(sumber:Majelisazzikra.org)
ALLAH SWT. dan Rasul-nya Muhammad SAW. Memerintahkan Umat Islam di manapun mereka berada agar membangun masjid. Alangkah indah dan bahagianya umat Islam apabila memiliki sarana peribadatan yang memadai keberadaannya.
"Barang siapa berangkat ke atau pulang dari masjid, niscaya Allah menyediakan tempat kediaman di surga setiap ia berangkat atau pulang." (HR. Bukhari dan Muslim).
"Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu Shalat di dalamnya terdapat orang-orang yang membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih." (QS. At - Taubah (9): 108)
"Hanya mereka yang memakmurkan masjid-masjjd Allah-lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah. 9: 18)
"Dan sesungguhnya masjid-masjid adalah milik Allah, maka janganlah engkau menyembah seseorang pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah" (QS. Al-Jin: 18)
“Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia telah dirikan itu, di dalam Surga”. (HR. Bukhori dan Muslim)
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah : 261)
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma´ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."(QS. An-Nisaa': 114)
Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia dikumpulkan, semuanya berjumlah 10 amal, yaitu: 1. ilmu yang bermanfaat,
2. doa anak shaleh,
3. sedekah jariyah (wakaf),
4. menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan,
5. mewakafkan buku, kitab atau Alquran,
6. berjuang dan membela Tanah Air,
7. membuat sumur,
8. membuat irigasi,
9. membangun tempat penginapan bagi para musafir,
10. membangun tempat ibadah dan belajar.
Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, karena orang yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10 hal tersebut. Manfaat yang dirasakan orang yang masih hidup inilah yang menyebabkannya terus mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal dunia. Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10 hal tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih berat dari pada timbangan amal buruk.
Allah SWT. berfirman: ‘’Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.’’ (Al-Baqarah: 110)
Ibnu Abbas r.a. berkata: “Abu Sufyan pernah memberitahukan sesuatu kepadaku dengan menyebutkan hadits Nabi SAW, yang artinya: ‘’Beliau memerintahkan kami mengerjakan shalat, membayar zakat, bersilaturrahmi, dan menjaga kesucian diri.’’(HR. Bukhari)
Dari Ibnu Abbas ia berkata bahwa Nabi pernah mengirim Mu’adz ke Yaman seraya berpesan: ‘’Ajaklah mereka bersaksi, bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan sesungguhnya aku (Muhammad) adalah Rasul-Nya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima perintah shalat pada setiap harinya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka untuk membayar zakat pada harta mereka yang diambil dari harta orang-orang kaya diantara mereka dan diserahkan kepada orang-orang miskin diantara mereka.’’ (HR. Bukhari dan An-Nasa’i)
Ya Allah baguskan agamaku karena ia menjadi peganganku. Baguskan duniaku karena disitulah kehidupanku, & baguskan akhiratku karena ia itu tempat aku kembali. Jadikan kehidupanku ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal soleh dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahat dari semua keburukan. (HR. Muslim) SOLEH kan Kami Ya Allah, karena dengan SOLEH KAMI mampu meraup BERKAH & NIKMAT NYA HIDUP...Semoga berbahagia
Akhirul kalam, Teriring do'a Jazakumullah Khairan Katsiro, semoga Allah membalas segala kebaikan anda.)
Fastabiqul khairot,
Wabillahitaufiq wal hidayah,
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Salam SUKSES by :
Master Internet Marketer Indonesia
http://momoncomputer.blogspot.com/
=========================== ++++++++ ===========================
Lelang amal jariyah, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, zakat, wakaf, pembangunan masjid, pembangunan Masjid, masjid batam, Masjid batam, muslim, Moslem, panitia pembangunan Masjid batam, panitia pembangunan masjid batam, medio raya
Minggu, 27 November 2011
NABI - RASUL DI DALAM ISLAM DAN PARA SAHABAT
NABI - RASUL DI DALAM ISLAM DAN PARA SAHABAT
Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada manusia tentang keesaan Allah SWT dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Ciri-ciri mereka dikemukakan dalam Al-Qur’an,
"... ialah orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah. Mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan." (Q.S. Al Ahzab : 39).
Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah : seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT guna disampaikan kepada segenap umatnya. Para Nabi dan Rasul mempunyai 4 sifat wajib dan 4 sifat mustahil, serta satu sifat jaiz, yaitu :
1.Shiddiq (benar), Mustahil ia Kizib (dusta).
2.Amanah (dapat dipercaya), mustahil Khianat (curang).
3.Tabliqh (Menyampaikan wahyu kepada umatnya), Mustahil Kitman (menyembunyikan Wahyu).
4.Fathonah (Pandai/cerdas), Mustahil Jahlun (Bodoh).
5.Bersifat jaiz yaitu Aradhul Basyariyah (sifat-sifat sebagaimana manusia).
Di dunia ini telah banyak Nabi dan Rasul telah diturunkan, tetapi yang wajib diketahui oleh umat Islam adalah sebanyak 25 Nabi dan Rasul, yaitu :
1. Nabi Adam as
2. Nabi Idris as
3. Nabi Nuh as
4. Nabi Huud as
5. Nabi Shaleh as
6. Nabi Ibrahim as
7. Nabi Ismail as
8. Nabi Luth as
9. Nabi Ishaq as
10. Nabi Ya’qub as
11. Nabi Yusuf as
12. Nabi Syu’aib as
13. Nabi Ayyub as
14. Nabi Dzulkifli as
15. Nabi Musa as
16. Nabi Harun as
17. Nabi Daud as
18. Nabi Sulaiman as
19. Nabi Ilyas as
20. Nabi Ilyasa as
21. Nabi Yunus as
22. Nabi Zakaria as
23. Nabi Yahya as
24. Nabi Isa as
25. Nabi Muhammad saw
NABI ISLAM
Nabi (Arab:نبي) dalam agama Islam adalah laki-laki yang diberi oleh Allah wahyu dan tidak wajib di sampaikan kepada umatnya. Dikatakan bahwa, jumlah nabi ada 124 ribu orang, sebagaimana disebutkan di dalam hadits Muhammad
.
Etimologi
Kata "nabi" berasal dari kata naba yang berarti "dari tempat yang tinggi"; karena itu orang 'yang di tempat tinggi' semestinya punya penglihatan ke tempat yang jauh (prediksi masa depan) yang disebut nubuwwah.
Perbedaan nabi dan rasul
Rasul adalah laki-laki yang diperintahkan Allah untuk menyampaikan wahyu kepada kaumnya pada zamannya. Percaya kepada para nabi dan para rasul merupakan Rukun Iman yang keempat dalam Islam.
Para Nabi boleh menyampaikan wahyu yang diterimanya tetapi tidak punya kewajiban atas umat tertentu atau wilayah tertentu. Sementara, kata "rasul" berasal dari kata risala yang berarti penyampaian. Karena itu, para rasul, setelah lebih dulu diangkat sebagai nabi, bertugas menyampaikan wahyu dengan kewajiban atas suatu umat atau wilayah tertentu. Dari semua rasul, Muhammad sebagai 'Nabi Penutup' yang mendapat gelar resmi di dalam Al-Qur'an Rasulullah adalah satu-satunya yang kewajibannya meliputi umat dan wilayah seluruh alam semesta 'Rahmatan lil Alamin'.
Nabi dan rasul dalam Al-Qur'an
Al-Qur’an menyebut beberapa orang sebagai nabi. Nabi pertama adalah Adam. Nabi sekaligus rasul terakhir ialah Muhammad yang ditugaskan untuk menyampaikan Islam dan peraturan yang khusus kepada manusia di zamannya sehingga hari kiamat. Isa yang lahir dari perawan Maryam binti Imran juga merupakan seorang nabi.
Selain ke-25 nabi sekaligus rasul, ada juga nabi lainnya seperti dalam kisah Khidir bersama Musa yang tertulis dalam Surah Al-Kahf ayat 66-82. Terdapat juga kisah Uzayr dan Syamuil. Juga nabi-nabi yang tertulis di Hadits dan Al-Qur’an, seperti Yusra’ bin Nun, Zulqarnain, Iys, dan Syits.
Sedangkan orang suci yang masih menjadi perdebatan sebagai seorang Nabi atau hanya wali adalah Luqman al-Hakim dalam Surah Luqman.
Kriteria nabi dan rasul
Dikatakan bahwa nabi dan rasul memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya adalah:
• Dipilih dan diangkat oleh Allah.
• Mendapat mandat (wahyu) dari Allah.
• Bersifat cerdas.
• Dari umat Bani Adam (Manusia).
• Nabi dan Rasul adalah seorang pria.
Referensi
1. Dari Abi Zar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda ketika ditanya tentang jumlah para nabi, "(Jumlah para nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi." "Lalu berapa jumlah Rasul di antara mereka?" Beliau menjawab, "Tiga ratus dua belas (312)" Hadits riwayat At-Turmuzy.
2. "Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui." (Al anbiyya’ 21:7)
3. "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka..." (An Nisaa' 4:34)
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Nabi_Islam
NABI
Dalam pengertian agama samawi, nabi adalah manusia yang memperoleh wahyu dari Tuhan tentang agama dan misinya. Lebih khusus lagi terdapat istilah rasul yang dalam agama Islam dibedakan bahwa rasul memiliki kewajiban untuk menyampaikan ajaran yang diterima dari Tuhan.
Nabi dalam pemahaman Yahudi
Nabi-nabi Awal
Dalam tradisi Yahudi dan Kristen, nabi adalah pemimpin umat yang dipanggil Allah untuk memperingati mereka agar tidak menyimpang dari perintah-perintah Allah. Umumnya tradisi kenabian dianggap baru dimulai setelah masa Samuel, hakim terakhir yang memimpin Israel sebelum munculnya sistem monarkhi. Namun para teolog sepakat bahwa tradisi kenabian dimulai sejak masa Yosua yang muncul sebagai pengganti Musa dan yang memimpin bangsa Israel memasuki Kanaan. Itu berarti, selain menjadi hakim, Samuel dapat dianggap juga memainkan peranan kenabian. Para pemimpin ini digolongkan sebagai nabi-nabi awal. Dalam kelompok ini termasuk pula nabi-nabi terkenal lainnya seperti Natan, Elia, dan Elisa. Selain itu ada juga "nabi-nabi palsu", khususnya mereka yang bekerja di lingkungan istana dan hanya memberikan nasihat-nasihat dusta yang hanya menyenangkan raja (lih. 1 Raja-raja ps. 18).
Nabi-nabi Yang Kemudian
Yang digolongkan ke dalam nabi-nabi yang kemudian adalah mereka yang biasa disebut nabi-nabi besar dan nabi-nabi kecil
.
Sebutan "nabi-nabi besar" dan "nabi-nabi kecil" tidak ada hubungannya dengan peranan, kedudukan, ataupun status nabi-nabi tersebut. Istilah ini diberikan kepada mereka hanya dalam kaitannya dengan kitab-kitab mereka. Kitab "empat nabi-nabi besar", yaitu Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dan Daniel, umumnya panjang-panjang, dan pasal-pasalnya relatif lebih banyak daripada kitab nabi-nabi kecil. Sementara itu, kedua belas nabi kecil disebut demikian karena kitab-kitab mereka singkat-singkat. Bahkan kitab Nabi Obaja, misalnya, hanya satu pasal saja.
Yang termasuk dalam "dua belas nabi-nabi kecil" adalah Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia dan Maleakhi.
Keenambelas nabi-nabi yang namanya diabadikan menjadi nama kitab tersebut dapat dibagi menjadi lima kurun waktu
1. Masa mula-mula (c. 845-800 SM): Obaja, Yoel, dan Yunus
2. Sebelum masa penawanan Israel (c. 760-722 SM): Amos dan Hosea (kepada kerajaan utara), Yesaya dan Mikha (kepada kerajaan selatan)
3. Sebelum masa penawanan Yehuda (c. 627-586 SM): Zefanya, Nahum, Habakuk, Yeremia
4. Masa pengasingan (c. 593-536): Yehezkiel, Daniel
5. Masa pemulihan (c. 536 SM - ): Hagai, Zakharia, Maleakhi
Nabi dalam pemahaman Kristen
Gereja Kristen umumnya mengikuti pemahaman Yahudi mengenai nabi-nabi, dengan sebuah catatan kecil. Tradisi Yahudi tidak menggolongkan kitab Daniel ke dalam kategori Kitab Nabi-nabi (nebiim), melainkan dalam kategori Tulisan atau Sastra (ketubim). Di pihak lain, gereja-gereja Kristen umumnya memasukkan kitab ini ke dalam golongan kitab nabi-nabi.
Sebagian aliran Kristen memahami "nabi" sebagai orang yang meramalkan apa yang akan terjadi di masa yang jauh ke depan. Kitab Daniel, misalnya, sering ditafsirkan dalam cara ini dan seringkali dihubungkan dengan ramalan-ramalan tentang akhir zaman.
Di kalangan Gereja Kristen perdana, nabi-nabi masih memainkan peranan yang tampaknya cukup penting (1 Korintus 12:28-29, dll), namun di kemudian hari agaknya peranannya semakin berkurang, khususnya ketika gereja semakin ditata.
NABI DALAM PEMAHAMAN ISLAM
Nabi adalah seorang yang diberi wahyu oleh Allah dengan suatu syari’at namun tidak diperintah untuk menyampaikannya, akan tetapi mengamalkannya sendiri tanpa ada keharusan untuk menyampaikannya.
Al-Qur’an menyebut beberapa orang sebagai nabi. Nabi pertama adalah Adam, sedangkan nabi sekaligus rasul terakhir ialah Nabi Muhammad. Percaya kepada para nabi dan para rasul merupakan salah satu Rukun Iman dalam Islam.
Dalam Islam terdapat banyak nabi, tetapi yang harus diketahui hanya 25 nabi dan 4 di antaranya adalah penerima Kitab Suci:
• Daud (Zabur),
• Musa (Taurat),
• Isa (Injil ),
• Muhammad (Al-Qur’an)
.
Muhammad Penutup Para Nabi
Dalam syariat Islam dikatakan bahwa Muhammad adalah sebagai Khataman Nabiyyin atau Penutup Para Nabi. Dalam Al-Qur'an telah dijelaskan pada Surah Al-Ahzab ayat 40 menyatakan:
"Muhammad itu sekali-kali bukanlah Bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
Referensi
1. Horton, Stanley M., Panorama of the Bible, Gospel Publishing House
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Nabi
PENUTUP PARA NABI
Khātam an-Nabiyyīn (Arab:خاتم النبيين) atau Penutup Para Nabi, adalah julukan yang diberikan oleh Allah kepada Muhammad. Dalam syariat Islam bahwa status kenabian telah berakhir setelah Muhammad. Pernyataan ini tertulis dalam Al-Qur'an surah Al-Ahzab ayat 40, yang berbunyi:
Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu , tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Al-Ahzab 33:40)
Umat muslim meyakini bahwa garis kenabian yang telah diutus oleh Allah berakhir dengan datangnya Muhammad dan mereka meyakini pula bahwa mereka menerima wahyu terakhir dalam bentuk Al-Qur’an
.
Referensi
• Makna Nabi Muhammad sebagai Penutup Para Nabi.
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Penutup_Para_Nabi
Lima Rukun Islam
Islam memberikan banyak amalan keagamaan. Para penganut umumnya digalakkan untuk memegang Lima Rukun Islam, yaitu lima pilar yang menyatukan Muslim sebagai sebuah komunitas. Tambahan dari Lima Rukun, hukum Islam (syariah) telah membangun tradisi perintah yang telah menyentuh pada hampir semua aspek kehidupan dan kemasyarakatan. Tradisi ini meliputi segalanya dari hal praktikal seperti kehalalan, perbankan, jihad dan zakat
Isi dari kelima Rukun Islam itu adalah:
1. Mengucap dua kalimat syahadat dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak ditaati dan disembah dengan benar kecuali Allah saja dan meyakini bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul Allah.
2. Mendirikan salat wajib lima kali sehari.
3. Berpuasa pada bulan Ramadan.
4. Membayar zakat.
5. Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.
Enam Rukun Iman
Muslim juga mempercayai Rukun Iman yang terdiri atas 6 perkara yaitu:
1. Iman kepada Allah
2. Iman kepada malaikat Allah
3. Iman kepada Kitab Allah (Al-Qur’an, Injil, Taurat, Zabur dan dan suhuf)
4. Iman kepada nabi dan rasul Allah
5. Iman kepada hari kiamat
6. Iman kepada qada dan qadar
SAHABAT NABI
Sahabat Nabi, dari kata shahabah (ash-shahaabah, الصحابه) adalah mereka yang mengenal dan melihat langsung Nabi Muhammad SAW, membantu perjuangannya dan meninggal dalam keadaan Muslim.
Definisi
Ibnu Hajar al-Asqalani asy-Syafi’I pernah berkata:
"Ash-Shabi (sahabat) ialah orang yang bertemu dengan Rasulullah SAW, beriman kepada beliau dan meninggal dalam keadaan Islam"
Kebanyakan muslim mendefinisikan para sahabat sebagai mereka yang mengenal Nabi Muhammad SAW, mempercayai ajarannya, dan meninggal dalam keadaan Islam. Para sahabat utama yang biasanya disebutkan hingga 50 sampai 60 nama, yakni mereka yang sangat dekat dengan Nabi Muhammad SAW. Sahabat disebut pula murid Nabi Muhammad.
Identifikasi terhadap sahabat nabi, termasuk status dan tingkatannya merupakan hal yang penting dalam dunia Islam karena dapat digunakan untuk mengevaluasi keabsahan suatu hadits maupun perbuatan Nabi yang diriwayatkan oleh mereka.
Tingkatan Sahabat
Menurut al-Hakim dalam Mustadrak, Sahabat terbagi dalam beberapa tingkatan, yaitu:
1. Para sahabat yang masuk Islam di Mekkah, sebelum melakukan hijrah, seperti Khulafa’ur Rasyidin
1. Khadijah binti Khuwailid
2. Ali bin Abi Thalib
3. Zaid bin Haritsah
4. Abu Bakar ash-Shiddiq
5. Umar bin Khattab
6. Utsman bin Affan
7. Abbas bin Abdul Muthalib
8. Hamzah bin Abdul Muthalib
9. Ja’far bin Abi Thalib
2. Para sahabat yang mengikuti majelis Darunnadwah
3. Para sahabat yang ikut serta berhijrah ke negeri Habasyah
4. Para sahabat yang ikut serta pada bai’at Aqabah pertama
5. Para sahabat yang ikut serta pada bai’at Aqabah kedua
6. Para sahabat yang berhijrah setelah sampainya Rasulullah ke Madinah
7. Para sahabat yang ikut serta pada perang Badar
8. Para sahabat yang berhijrah antara perang Badar dan perjanjian Hudaibiyyah
9. Para sahabat yang ikut serta pada bai’at Ridhwan
10. Para sahabat yang berhijrah antara perjanjian Hudaibiyyah dan fathu Makkah
1. Khalid bin Walid
2. Amru bin Ash
11. Para sahabat yang masuk Islam pada fathu Makkah,
1. Abu Sufyan
2. Mu’awiyah bin Abu Sufyan
3. Ikrimah bin Abu Jahal
12. Bayi-bayi dan anak-anak yang pernah melihat Rasulullah saw pada fathu Makkah
Beberapa sahabat yang terkenal
• Abdullah bin Umar
• Abdurrahman bin Auf
• Abu Bakar
• Abu Dzar Al-Ghiffari
• Abu Hurairah
• Abu Ubaidah bin al-Jarrah
• Ali bin Abi Talib
• Al-Qamah
• Amru bin Ash
• Bilal bin Rabah
• Hakim bin Hazm
• Hamzah bin Abdul Muthalib
• Khalid bin Walid
• Mua’dz bin Jabal
• Mua’wiyah bin Abu Sufyan
• Mus’ab bin Umair
• Sa’ad bin Abi Waqqas
• Sa’id bin Zayd bin ‘Amr
• Thalhah bin Ubaidillah
• Umar bin Khattab
• Usamah bin Zaid bin Haritsah
• Usman bin Affan
• Uwais Al-Qarny
• Wahsyi
• Zubair bin Awwam
Referensi
1. Kitab Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah, karya Ibnu Hajar, hal. 101.
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Sahabat_Nabi
Wallahu a’lam bishawab (Allah yang Maha Tahu akan kebenarannya)
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui."
(Al-Baqarah : 216)
Semoga bisa mengambil hikmah-Nya. Aamiin.
Salam SUKSES by :
islam, muslim, Moslem, Indonesia, sejarah islam Indonesia, dakwah, muallaf, masjid, mosque, musholla, partai politik islam, organisasi islam, umat islam, pendidikan islam, nabi Muhammad, sahabat nabi, rukun islam, rukun iman, masjid batam, musholla batam, rosul, rasul, penyebaran agama islam,
Label:
masjid batam,
musholla batam,
nabi Muhammad,
organisasi islam,
pendidikan islam,
penyebaran agama islam,
rasul,
rosul,
rukun iman,
rukun islam,
sahabat nabi,
umat islam
Selasa, 22 November 2011
Islam di Indonesia
ISLAM DI INDONESIA
Islam di Indonesia merupakan mayoritas terbesar ummat Muslim di dunia. Ada sekitar 85,2% atau 199.959.285 jiwa dari total 234.693.997 jiwa penduduk. Walau Islam menjadi mayoritas, namun Indonesia bukanlah negara yang berasaskan Islam.
Sejarah masuknya Islam
Penyebaran Islam (1200 - 1600)
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Penyebaran Islam di Indonesia (1200 – 1600)
Berbagai teori perihal masuknya Islam ke Indonesia terus muncul sampai saat ini. Fokus diskusi mengenai kedatangan Islam di Indonesia sejauh ini berkisar pada tiga tema utama, yakni tempat asal kedatangannya, para pembawanya, dan waktu kedatangannya. Mengenai tempat asal kedatangan Islam yang menyentuh Indonesia, di kalangan para sejarawan terdapat beberapa pendapat.
Ahmad Mansur Suryanegara mengikhtisarkannya menjadi tiga teori besar. Pertama, teori Gujarat, India. Islam dipercayai datang dari wilayah Gujarat – India melalui peran para pedagang India muslim pada sekitar abad ke-13 M.
Kedua, teori Makkah. Islam dipercaya tiba di Indonesia langsung dari Timur Tengah melalui jasa para pedagang Arab muslim sekitar abad ke-7 M.
Ketiga, teori Persia. Islam tiba di Indonesia melalui peran para pedagang asal Persia yang dalam perjalanannya singgah ke Gujarat sebelum ke nusantara sekitar abad ke-13 M. Melalui Kesultanan Tidore yang juga menguasai Tanah Papua, sejak abad ke-17, jangkauan terjauh penyebaran Islam sudah mencapai Semenanjung Onin di Kabupaten Fakfak, Papua Barat
.
Kalau Ahli Sejarah Barat beranggapan bahwa Islam masuk di Indonesia mulai abad 13 adalah tidak benar, HAMKA berpendapat bahwa pada tahun 625 M sebuah naskah Tiongkok mengkabarkan bahwa menemukan kelompok bangsa Arab yang telah bermukim di pantai Barat Sumatera (Barus). Pada saat nanti wilayah Barus ini akan masuk ke wilayah kerajaan Sriwijaya
.
Pada tahun 674M semasa pemerintahan Khilafah Islam Utsman bin Affan, memerintahkan mengirimkan utusannya (Muawiyah bin Abu Sufyan) ke tanah Jawa yaitu ke Jepara (pada saat itu namanya Kalingga). Hasil kunjungan duta Islam ini adalah raja Jay Sima ptra [Sima dari Kalingga masuk Islam.
Pada tahun 718M raja Srivijaya Sri Indravarman setelah kerusuhan Kanton juga masuk Islam pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz (Dinasti Umayyah).
Sanggahan Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui Pedagang Gujarat
Teori Islam Masuk Indonesia abad 13 melalui pedagang Gujarat adalah tidaklah benar, apabila benar maka tentunya Islam yang akan berkembang kebanyakan di Indonesia adalah aliran Syiah karena Gujarat pada masa itu beraliran Syiah, akan tetapi kenyataan Islam di Indonesia didominasi Mazhab Safi’i.
Sanggahan lain adalah bukti telah munculnya Islam di masa awal dengan bukti Tarikh Nisan Fatimah binti Maimun (1082M) di Gresik.
Masa kolonial
Pada abad ke-17 Masehi atau tahun 1601 kerajaan Hindia Belanda datang ke Nusantara untuk berdagang, namun pada perkembangan selanjutnya mereka menjajah daerah ini. Belanda datang ke Indonesia dengan kamar dagangnya, VOC, sejak itu hampir seluruh wilayah Nusantara dikuasainya kecuali Aceh. Saat itu antara kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara belum sempat membentuk aliansi atau kerja sama. Hal ini yang menyebabkan proses penyebaran dakwah terpotong.
Dengan sumuliayatul (kesempurnaan) Islam yang tidak ada pemisahan antara aspek-aspek kehidupan tertentu dengan yang lainnya, ini telah diterapkan oleh para ulama saat itu. Ketika penjajahan datang, para ulama mengubah pesantren menjadi markas perjuangan, para santri (peserta didik pesantren) menjadi jundullah (pasukan Allah) yang siap melawan penjajah, sedangkan ulamanya menjadi panglima perang. Potensi-potensi tumbuh dan berkembang di abad ke-13 menjadi kekuatan perlawanan terhadap penjajah. Ini dapat dibuktikan dengan adanya hikayat-hikayat pada masa kerajaan Islam yang syair-syairnya berisi seruan perjuangan. Para ulama menggelorakan jihad melawan penjajah Belanda. Belanda mengalami kewalahan yang akhirnya menggunakan strategi-strategi:
• Politik devide et impera, yang pada kenyataannya memecah-belah atau mengadu domba antara kekuatan ulama dengan adat, contohnya perang Padri di Sumatera Barat dan perang Diponegoro di Jawa.
• Mendatangkan Prof. Dr. Snouk Cristian Hourgonye alias Abdul Gafar, seorang Guru Besar ke-Indonesiaan di Universitas Hindia Belanda, yang juga seorang orientalis yang pernah mempelajari Islam di Mekkah. Dia berpendapat agar pemerintahan Belanda membiarkan umat Islam hanya melakukan ibadah mahdhoh (khusus) dan dilarang berbicara atau sampai melakukan politik praktis. Gagasan tersebut dijalani oleh pemerintahan Belanda dan salah satunya adalah pembatasan terhadap kaum muslimin yang akan melakukan ibadah Haji, karena pada saat itulah terjadi pematangan pejuangan terhadap penjajahan.
Di akhir abad ke-19, muncul ideologi pembaruan Islam yang diserukan oleh Jamal-al-Din Afghani dan Muhammad Abduh. Ulama-ulama Minangkabau yang belajar di Kairo, Mesir banyak berperan dalam menyebarkan ide-ide tersebut, di antara mereka ialah Muhammad Djamil Djambek dan Abdul Karim Amrullah. Pembaruan Islam yang tumbuh begitu pesat didukung dengan berdirinya sekolah-sekolah pembaruan seperti Adabiah (1909), Diniyah Putri (1911), dan Sumatera Thawalib (1915). Pada tahun 1906, Tahir bin Jalaluddin menerbitkan koran pembaruan al-Iman di Singapura dan lima tahun kemudian, di Padang terbit koran dwi-mingguan al-Munir.
Demografi
Sebagian besar ummat Islam di Islam berada di wilayah Indonesia bagian Barat, seperti di pulau Sumatera, Jawa, Madura dan Kalimantan. Sedangkan untuk wilayah Timur, penduduk Muslim banyak yang menetap di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara Barat dan Maluku Utara dan enklave tertentu di Indonesia Timur seperti Kabupaten Alor, Fakfak, Haruku, Banda, Tual dan lain-lain.
Pengadaan transmigrasi dari Jawa dan Madura yang secara besar-besaran dilakukan oleh pemerintahan Suharto selama tiga dekade ke wilayah Timur Indonesia telah menyebabkan bertambahnya jumlah penduduk Muslim disana. Untuk pertamakalinya, pada tahun 1990an ummat Kristen menjadi minoritas di Maluku Kebijakan transmigrasi ini, yang telah melebarkan kesenjangan sosial dan ekonomi, mengakibatkan sejumlah konflik di Maluku, Sulawesi Tengah dan sebagian wilayah Papua.
Arsitektur Islam di Indonesia
Islam sangat banyak berpengaruh terhadap arsitektur bangunan di Indonesia. Rumah Betawi salah satunya, adalah bentuk arsitektur bangunan yang banyak dipengaruhi oleh corak Islam. Pada salah satu forum tanya jawab di situs Era Muslim, disebutkan bahwa Rumah Betawi yang memiliki teras lebar, dan ada bale-bale untuk tempat berkumpul, adalah salah satu ciri arsitektur peradaban Islam di Indonesia.
Masjid
Masjid Raya Medan al Ma'shun, adalah salah satu ciri bangunan berarsitektur Islam yang ada di Indonesia
Masjid adalah tempat ibadah Muslim yang dapat dijumpai diberbagai tempat di Indonesia. Menurut data Lembaga Ta’mir Masjid Indonesia, saat ini terdapat 125 ribu masjid yang dikelola oleh lembaga tersebut, sedangkan jumlah secara keseluruhan berdasarkan data Departemen Agama tahun 2004, jumlah masjid di Indonesia sebanyak 643.834 buah, jumlah ini meningkat dari data tahun 1977 yang sebanyak 392.044 buah. Diperkirakan, jumlah masjid dan mushala di Indonesia saat ini antara 600-800 ribu buah.
Pendidikan
Pesantren adalah salah satu sistem pendidikan Islam yang ada di Indonesia dengan ciri yang khas dan unik, juga dianggap sebagai sistem pendididikan paling tua di Indonesia.
Selain itu, dalam pendidikan Islam di Indonesia juga dikenal adanya Madrasah Ibtidaiyah (dasar), Madrasah Tsanawiyah (lanjutan), dan Madrasah Aliyah (menengah). Untuk tingkat universitas Islam di Indonesia juga kian maju seiring dengan perkembangan zaman, hal ini dapat dilihat dari terus beragamnya universitas Islam. Hampir disetiap provinsi di Indonesia dapat dijumpai Institut Agama Islam Negeri serta beberapa universitas Islam lainnya.
Organisasi
Terdapat beberapa organisasi Islam di Islam, di antaranya adalah Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Jamiat Khair sebuah organisasi Islam tempat para ulama dan aktivis bergabung, tempat bermulanya Ahmad Soorkati mengawali karier dakwahnya di Indonesia. Ia diundang secara khusus oleh gerakan ini untuk menjadi pengajar pada berbagai badan pendidikan yang dirintisnya pada tahun 1912. Ia datang dari Sudan, membawa dan mengusung pola pikir rasional dalam berbagai kuliahnya. NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan anggota sekitar 35 juta. NU seringkali dikategorikan sebagai Islam tradisional, salah satunya karena sistem pendidikan pesantrennya. Muhammadiyah merupakan organisasi Islam terbesar kedua, dengan anggotanya yang sekitar 30 juta. Muhammadiyah memiliki ribuan sekolah, universitas, dan lembaga pendidikan tinggi serta ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia.
Selain ketiga organisasi diatas, di Indonesia juga dikenal adanya Front Pembela Islam, Majelis Mujahidin Indonesia, dan Hizbut Tahrir Indonesia
Politik Islam di Indonesia
Dengan mayoritas berpenduduk Muslim, politik di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh dan peranan ummat Islam. Walau demikian, Indonesia bukanlah negara yang berasaskan Islam, namun ada beberapa daerah yang diberikan keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam, seperti Aceh.
Seiring dengan reformasi 1998, di Indonesia jumlah partai politik Islam kian bertambah. Bila sebelumnya hanya ada satu partai politik Islam, yakni Partai Persatuan Pembangunan -akibat adanya kebijakan pemerintah yang membatasi jumlah partai politik, pada pemilu 2004 terdapat enam partai politik yang berasaskan Islam, yaitu Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bintang Reformasi, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Bulan Bintang.
Catatan dan referensi
1. Masukanya Islam di Indonesia, situs Kedung Peziarah
2. Prof Dr HAMKA. Sejarah Umat Islam.
3. H Zainal Abidin Ahmad. Ilmu politik Islam V, Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang; Bulan Bintang, 1979.
4. “Mustafa Kamal, SS, Sejarah Islam di Indonesia” Dakwatuna.com. Diakses pada 4 Januari 2009.
5. Ricklefs, M.C. (7 November 1991). A History of Modern Indonesia 1200-2004. London: MacMillan. hlm. 353-356.
6. Pengaruh Arsitektur Peradaban Islam di Indonesia, situs Era Muslim
7. Lembaga Ta’Mir Masjid Indonesia
8. Gerakan Memakmurkan Masjid, Institut Manajemen Masjid
9. Nurun Maksuni, Pesantren dalam wajah Islam Indonesia, nusyria.Net:2007
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Islam_di_Indonesia
Salam SUKSES by :
islam, muslim, Moslem, Indonesia, penyebaran agama islam, sejarah islam Indonesia, dakwah, muallaf, masjid, musholla, partai politik islam, organisasi islam, umat islam, pendidikan islam, muslimah, masjid batam, musholla batam, mosque,
Label:
dakwah,
masjid,
masjid batam,
muallaf,
musholla,
musholla batam,
muslimah,
organisasi islam,
partai politik islam,
pendidikan islam,
penyebaran agama islam,
sejarah islam Indonesia,
umat islam
Sabtu, 31 Juli 2010
PROPOSAL PENDIRIAN MUSHALA / MASJID MEDIO RAYA - TEMBESI - BATAM

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID / MUSHOLLA MEDIO RAYA - TEMBESI – TRANS BARELANG - BATAM
MUSHOLLA AL-MUTAQQIN
Sekretariat : Musholla Al Mutaqqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Hp. +6281377744845 Fax +62778 - 391515
Mengajak Kaum Muslimin Turut Serta Membantu – Membangun – Meramaikan Dan Memakmurkan Masjid / Musholla Medio Raya – Trans Barelang – Pulau Batam – Indonesia
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindungan-Nya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang diberi hidayah-NYA, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah, tidak ada sesuatu pula yang mampu menolongnya. Subhanallahi walhamdulillahi walaa ilaha illallah wallahu akbar.
Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah menyampaikan risalah-Nya, memberi nasehat dan membawa umat menuju kesempurnaan hidup lahir batin, dunia akhirat. Kita berharap termasuk umatnya yang mendapat syafa’at Beliau, nanti di Yaumil Akhir. Amin
Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan Bapak dan Ibu, dengan maksud sebagai media untuk menjelaskan rencana pembangunan Musholla/Masjid Al Mutaqqin di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Tentunya kami berharap, partisipasi nyata berupa dukungan moril dan materiil, sebagai salah satu waqaf, infaq dan sodaqah jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdo’a, semoga keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan dibangunkan sebuah istana di surga-Nya Allah, karena telah membangun rumah Allah di muka bumi ini. Amiin Yaa Rabbal’alamin.
Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
1. PENDAHULUAN
Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia Telah dirikan itu, di dalam Surga (HR. Bukhori dan Muslim)
Masjid berarti tempat untuk bersujud. Secara terminologis Masjid juga dapat diartikan sebagai tempat beribadah umat Islam, khususnya dalam melaksanakan sholat. Masjid sering disebut dengan Baitullah (rumah Allah), yaitu rumah yang dibangun untuk mengabdi kepada Allah, karena itu setiap Masjid yang dibangun adalah diperuntukkan bagi kaum muslimin supaya dipergunakan sebagai sarana mengabdi kepada Allah.
Meskipun fungsi utamanya sebagai tempat untuk menegakkan sholat, khususnya sholat berjama’ah, namun Masjid dapat dipergunakan untuk kegiatan lainnya. Di masa Rasulullah, Masjid selain dipergunakan untuk sholat juga untuk kepentingan sosial. Loka karya idarah Masjid di Jakarta pada tahun 1974 telah merumuskan pengertian istilah Masjid sebagai berikut:
“Masjid ialah tempat untuk beribadah kepada Allah semata dan sebagai
pusat kebudayaan Islam”.
Pengertian tersebut memberikan warna tersendiri bagi umat Islam pada masa sekarang. Maka tidaklah mengherankan apabila kita temui Masjid yang telah dikelola dengan baik, terawat kebersihan, kesehatan dan keindahannya, terorganisir dengan management yang baik serta dilengkapi dengan sarana pelayanan masyarakat seperti: kantor sekretariat, ruang serba guna, Majelis Ta’lim, Tempat Kegiatan Remaja Masjid, Toko, Taman Pendidikan Al Quraan (TPA), Perpustakaan dan lain sebagainya.
Manusia diciptakan Alloh SWT agar menjadi umat yang taat dan ber-amal ibadah kepada-Nya. Salah satu cara untuk taat dan terus menerus menyembah Alloh SWT tanpa kesyirikan adalah melakukan ibadah secara ikhlas. Ibadah dapat menjadi tolok ukur dan penilaian kualitas seseorang untuk mendapat predikat muslim. Sesuai dengan janji Alloh SWT bahwa setiap muslim yang taat dan selalu beribadah akan ditempatkan dalam surga di akherat kelak.
Untuk menjalankan amalan ibadah tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan sarananya berupa pembangunan masjid atau musholla. Musholla merupakan sarana ibadah yang cukup efektif karena ditempat suci inilah umat Islam dapat menjalankan ibadah secara berjamaah. Musholla juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat ukuwah Islamiyah dan menjadi sarana pergaulan sosial antar muslim. Mengingat pentingnya fungsi musholla/masjid, maka pembangunan dan keberadaannya sangat dibutuhkan bagi setiap warga muslim. Adanya sarana ibadah dapat menjadi tanda bahwa kehidupan beragama di pemukiman tertentu adalah sehat dan berdenyut.
Mengingat pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka kami warga Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam bermaksud untuk mendirikan tempat peribadatan dengan nama Musholla “Al Mutaqqin” beserta sarana pendukung kegiatannya, khususnya Taman Pendidikan Al Quraan (TPA) / PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Keberadaan musholla sangat dinantikan oleh keluarga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Dalam jangka pendek, pembangunan musholla diharapkan dapat menjadi sarana bersama bagi seluruh warga muslim untuk melakukan ibadah terutama sholat secara berjamaah. Dalam jangka menengah, keberadaannya dapat menjadi sarana untuk menjalankan ibadah-ibadah yang lain, misalnya untuk pengajian keluarga muslim dan pengembangan Taman Pendidikan Al-Qur’an. Dalam jangka panjang, keberadaan musholla akan dikembangkan menjadi masjid besar dengan berbagai sarana pelengkap yang memadai sebagai penunjangnya, yang diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama antar warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
Saat ini kami terus berupaya mengembangkan kegiatan pendidikan dan da'wah. Alhamdulillah kegiatan tersebut mulai berjalan dengan baik dan teratur, meskipun Tempat Pendidikan Alqur'an (TPA) / PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) untuk anak - anak dan kegiatan Majelis Ta’lim untuk Bapak-Bapak serta Majelis Ta’lim untuk Ibu-Ibu untuk sementara waktu menumpang di rumah salah satu warga, sedangkan kegiatan Remaja Masjid masih berupa wacana dikarenakan bangunan masjid / musholla sebagai tempat berkumpul dan berkegiatan belum siap konstruksi bangunannya.
Kegiatan Ibadah, Pendidikan dan Da'wah akan menjadi lebih sempurna jika pembangunan Musholla Al Mutaqqin tersebut dapat terealisasi.
Saat ini bangunan musholla baru saja berdiri ala kadarnya dengan sumber dana terbatas dari keikhlasan dan tekad bulat untuk beramal jariyah masyarakat muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam untuk pembangunan sarana ibadah tersebut, yang dibangun secara bergotong royong - saling bahu membahu tak kenal lelah oleh masyarakat yang mulai dikerjakan sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010.
Musholla direncanakan didirikan di atas tanah / lahan yang disediakan oleh PT.Widyacipta Fortuna sebagai developer/pengembang perumahan Medio Raya yang berfungsi sebagai fasilitas umum dan sosial seluas 11 X 20 M2. Warga muslim perumahan Medio Raya berharap agar sarana tersebut dapat segera berdiri tempat ibadah yang dapat digunakan bersama-sama terutama saat menjelang bulan Ramadhan. Konsekuensi dari harapan tersebut harus didukung oleh kemampuan finansial agar bangunan musholla dapat terwujud dengan lancar.
Semoga niat luhur dan mulia dari warga muslim ber-amal untuk pembangunan musholla dapat bernilai ibadah. Keinginan ini sekaligus untuk menciptakan suasana kehidupan beragama Islam yang harmonis khususnya di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam yang relatif baru dan berkembang cukup cepat.
Bilamana anda berniat untuk menyisihkan sebagian rezeki anda untuk berpartisipasi atau beramal dalam pembangunan musholla ini, silahkan anda baca selengkapnya proposal pembangunan Musholla Al-Mutaqqin yang beralamat di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam.
2. TUJUAN
• Sebagai tempat untuk melakukan ibadah terutama sholat berjamaah secara rutin agar kualitas sholat dapat terjaga dan meningkat.
• Sarana untuk pencerahan dan pendidikan Agama Islam secara nonformal, misalnya pengajian keluarga muslim, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) bagi generasi muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
• Sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi khususnya antar warga muslim dan warga lainnya.
3. SASARAN
• Seluruh warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
• Generasi anak Islam dan generasi muda Islam Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan sekitarnya.
4. NAMA MUSHOLLA DAN LOKASI
Sesuai dengan hasil musyawarah warga muslim di Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam maka musholla yang akan didirikan diberi nama Musholla Al – Mutaqqin. Nama tersebut bertujuan agar semua jamaah yang datang ke musholla selalu bertaqwa kepada Alloh SWT dan memperoleh pertolongan dari Alloh SWT dalam segala hal. Musholla dibangun dengan ukuran 11 x 20 M2 di lahan fasos/fasum Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam. Pembangunan sudah dimulai sejak sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010.
FKMM (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Medio Raya)
Sekretariat : Musholla Al Mutaqqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
Hp +6281270516575 Fax +62778 - 391515
STRUKTUR PANITIA PEMBANGUNAN MUSHOLLA AL – MUTAQQIN KOMPLEK PERUMAHAN MEDIO RAYA – TEMBESI – TRANS BARELANG – KOTA BATAM
PELINDUNG
• Bp. Nano Swarda (Lurah Tembesi, Kecamatan Sagulung – Kota Batam)
• Bp. Yasmin Toulipan (Ketua RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam)
KETUA : Bp. Hanif Tarmizi
SEKRETARIS : Bp. Heri Kusyanto
BENDAHARA : Bp. Hardin
SEKSI-SEKSI:
1. SEKSI PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN
Koordinator : Bp. Imam Santoso
Anggota :
1) Bp. Heru Usi S.
2) Bp. Nova Solihin
3) Bp. Sriyono
4) Bp. Bayu
5) Bp. Jamal Siregar
2. SEKSI HUMAS
Koordinator : Bp. Hari
Anggota :
1) Bp. Fery
2) Bp. Agus
3) Bp. Roni
4) Bp. P. Vini
3. SEKSI PERLENGKAPAN
Koordinator : Bp. Renali
Anggota :
1) Bp. Andi
2) Bp. Bagus Devtri
3) Bp. Zein
4. SEKSI DAKWAH
Koordinator : Bp. Ust. Ismu Muthorik
Anggota
1) Ibu Umi Nabil
2) Ibu Wiji Lestari
6. RENCANA ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN MUSHOLLA
Pembangunan Musholla Al–Mutaqin membutuhkan biaya total sebesar Rp. 258.473.387,00 (Dua ratus lima puluh delapan juta empat ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus delapan puluh tujuh rupiah).
7. SUMBER DANA
Sumber dana berasal dari swadaya Warga Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam, dan Hamba Alloh lain yang ingin menyisihkan sebagian hartanya.
Bagi pihak yang ingin beramal, Infaq, shodaqoh, wakaf dan amal jariyyah ataupun dalam bentuk lain dapat menghubungi salah satu panitia sebagai berikut:
Hp. +6285274009834 (Bp. Hanif Tarmizi – Ketua FKMM)
Hp. +6282169126675 (Bp. Hardin – Bendahara FKMM)
Hp. +6281270516575 (Bp. Heri Kusyanto – Sekretaris FKMM)
Hp. +6281377744845 (Bp. Ust.Ismu Muthorik – Seksi Dakwah FKMM)
Hp. +6282169880621 (Bp. Imam Santoso – Seksi Perencanaan & Pembangunan FKMM)
Atau bisa datang langsung ke sekretariat FKMM (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Medio Raya) di Musholla Al-Mutaqqin Perum. Medio Raya RT.07 RW.14 Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung – Kota Batam – Kepulauan Riau – Indonesia
8. VISI DAN MISI
Visi
• Mewujudkan Masjid / Musholla sebagai Pusat peningkatan keimanan dan nilai-nilai Islami serta Pencerahan Intelektual bagi umat Islam
Misi
• Menjadikan Masjid / Musholla sebagai konsep dan trend masjid masa depan
• Meningkatkan kualitas umat secara terpadu baik dalam hubungannya di masyarakat maupun dengan Allah SWT
• Wahana pemberdayaan sumber daya umat yang berahlak karim dan meningkatkan kesejahteraan umat
9. PEMBANGUNAN MUSHOLLA YANG SUDAH BERJALAN SAAT INI
Saat ini pembangunan Musholla Al-Mutaqqin sudah mulai berjalan yang dikerjakan secara bergotong-royong dan dimulai sejak hari Minggu / Ahad tanggal 25 Juli 2010 dengan rencana pembangunan sementara hanya menggunakan tanah seluas 6 X 6 M2 dari luas tanah 11 x 20 M2 yang tersedia, yang untuk sementara waktu masih dibangun semi permanen karena keterbatasan dana swadaya masyarakat yang berhasil dikumpulkan oleh panitia pembangunan.
Untuk sambungan instalasi listrik dari PT. PLN Batam dan sambungan instalasi air bersih dari PT. ATB (Adhya Tirta Batam) sampai saat ini pun belum sanggup untuk dipasang karena keterbatasan dana yang ada. Tentunya pihak panitia / pengurus sangat mengharap adanya pribadi-pribadi ataupun instansi terkait yang peduli akan hal ini, sehingga bisa turut serta membantu agar realisasi sambungan instalasi listrik dan air di Musholla Al-Mutaqqin Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dapat segera terwujud.
Sedangkan untuk rencana pembangunan kelengkapan musholla berupa sarana perpustakaan, TPA (Taman Pendidikan Al Qur’an), perangkat sound system, karpet, lantai keramik dan penanaman pokok pohon buah serta pembangunan batu miring untuk menghindari longsor belum bisa terlaksana karena keterbatasan dana yang ada.
Perlu diterangkan bahwa, lokasi musholla yang disediakan oleh pihak pengembang berada di atas lereng bukit dengan bagian tepinya berupa jurang yang sangat dalam dengan tanah hasil timbunan yang rawan longsor. Untuk menghindari longsor dan bahaya bagi anak-anak saat bermain dan belajar di musholla sangat diperlukan pembangunan batu miring dan penanaman sekitar 400 batang pohon buah, dengan harapan selain untuk menahan agar tanah tidak longsor – pada saatnya pohon tersebut berbuah nanti akan memiliki nilai ekonomis tersendiri yang bisa digunakan untuk biaya operasional musholla secara mandiri. Kami sangat mengharapkan bantuan dari masyarakat dan / atau instansi terkait untuk pembangunan batu miring dan penanaman sekitar 400 pokok bibit buah, seperti buah mangga, jambu air, jambu batu, belimbing, rambutan, durian, sukun, cempedak, dll.
8. PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Musholla ini disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Musholla Al-Mutaqqin dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya bagi warga muslim Komplek Perumahan Medio Raya – Tembesi – Trans Barelang – Kota Batam dan masyarakat sekitarnya. Peran dan partisipasi dari semua pihak sangat di harapkan agar rencana dan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.
Dengan mengharapkan Karunia dan Rahmat ALLAH SWT., serta bertawasul kepada sang Nabi Penutup, Rasulullah SAW., beserta ahli baitnya As., Kami mengetuk hati para Dermawan Muslimin dan Muslimat, untuk turut membantu meringankan beban Pembiayaan Pembangunan Musholla tersebut.
Semoga kemurahan hati para Dermawan mendapat balasan Pahala yang berlipat
dari ALLAH SWT., Amin Yaa Robbal ' Alamin
Terima kasih Jazakumullahu khairon katsiro.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Ada Beberapa Hal Yang Perlu Kita Ketahui Agar Kita Selalu Semangat Ibadah :
1. Masjid adalah Baitullah atau Rumah Allah (QS An-Nur:36)
Allahpun berfirman "RumahKu dimuka bumi adalah masjid, para kekasihKu adalah mereka yang memakmurkan rumahKu.Barangsiapa yang ingin berjumpa denganKu hendaklah ia datang ke rumahKu,sungguh wajib bagi tuan rumah menghormati para tamunya."(hadis Qudsi)
Karena itulah Adzan bukan panggilan muazin, tapi panggilan Allah Kekasih untuk para kekasihNya.
2. Masjid rumah Rasulullah SAW
Ketika beliau sakit menjelang akhir hayat beliau, tatkala mendengar adzan Bilal, beliau berkata kepada Saidah Aisyah RA,antarkan aku ke rumahku! Saidah Aisyah keheranan dan seraya bertanya "Bukankah ini rumah engkau wahai kekasih Allah?" Rasulullah menjawab,"Tidak rumahku adalah masjid."
Kesempatan lainpun beliau bersabda :"Seandainya umatku mengetahui keutamaan shalat berjamaah di masjid ,merangkakpun mereka tetap shalat berjamaah dimasjid(muttafaqun 'alaiha)
3. Masjid rumah malaikat-malaikat Allah
Istana saja ada penjaganya apalagi masjid, para malaikat iu mendoakan dan mengaminkan doa mereka yang memakmurkan masjid(HR Ahmad).
4. Masjid adalah rumah orang-orang mukmin
Setiap makhluk ada rumahnya,dan rumah orang beriman adalah masjid. Simak dengan keimanan surat At-Taubah ayat 18 : "Sesungguhnya hanya hamba Allah yang benar-benar beriman kepada Allah dan benar-benar beriman kepada hari akhirat, merekalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah."
(sumber:Majelisazzikra.org)
ALLAH SWT. dan Rasul-nya Muhammad SAW. Memerintahkan Umat Islam di manapun mereka berada agar membangun masjid. Alangkah indah dan bahagianya umat Islam apabila memiliki sarana peribadatan yang memadai keberadaannya.
"Barang siapa berangkat ke atau pulang dari masjid, niscaya Allah menyediakan tempat kediaman di surga setiap ia berangkat atau pulang." (HR. Bukhari dan Muslim).
"Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu Shalat di dalamnya terdapat orang-orang yang membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih." (QS. At - Taubah (9): 108)
"Hanya mereka yang memakmurkan masjid-masjjd Allah-lah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah. 9: 18)
"Dan sesungguhnya masjid-masjid adalah milik Allah, maka janganlah engkau menyembah seseorang pun di dalamnya disamping (menyembah) Allah" (QS. Al-Jin: 18)
“Barangsiapa mendirikan karena Allah sesuatu Masjid, niscaya Allah mendirikan untuknya seperti yang ia telah dirikan itu, di dalam Surga”. (HR. Bukhori dan Muslim)
“Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali hanya semisal salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan. Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat?” (HR. Muslim no. 7126)
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai.
[Ali Imran, 3:92]
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah : 261)
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma´ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."(QS. An-Nisaa': 114)
Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia dikumpulkan, semuanya berjumlah 10 amal, yaitu:
1. ilmu yang bermanfaat,
2. doa anak shaleh,
3. sedekah jariyah (wakaf),
4. menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan,
5. mewakafkan buku, kitab atau Alquran,
6. berjuang dan membela Tanah Air,
7. membuat sumur,
8. membuat irigasi,
9. membangun tempat penginapan bagi para musafir,
10. membangun tempat ibadah dan belajar.
Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, karena orang yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10 hal tersebut. Manfaat yang dirasakan orang yang masih hidup inilah yang menyebabkannya terus mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal dunia. Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10 hal tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih berat dari pada timbangan amal buruk.
Allah SWT berfirman, ”Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS al-A’raf [7]: 8).
Allah SWT. berfirman: ‘’Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.’’ (Al-Baqarah: 110)
Ibnu Abbas r.a. berkata: “Abu Sufyan pernah memberitahukan sesuatu kepadaku dengan menyebutkan hadits Nabi SAW, yang artinya: ‘’Beliau memerintahkan kami mengerjakan shalat, membayar zakat, bersilaturrahmi, dan menjaga kesucian diri.’’(HR. Bukhari)
Dari Ibnu Abbas ia berkata bahwa Nabi pernah mengirim Mu’adz ke Yaman seraya berpesan: ‘’Ajaklah mereka bersaksi, bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan sesungguhnya aku (Muhammad) adalah Rasul-Nya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka lima perintah shalat pada setiap harinya. Jika mereka mentaati hal itu, maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan mereka untuk membayar zakat pada harta mereka yang diambil dari harta orang-orang kaya diantara mereka dan diserahkan kepada orang-orang miskin diantara mereka.’’ (HR. Bukhari dan An-Nasa’i)
Ya Allah baguskan agamaku karena ia menjadi peganganku.Baguskan duniaku karena disitulah kehidupanku, & baguskan akhiratku karena ia itu tempat aku kembali. Jadikan kehidupanku ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal soleh dan jadikanlah kematianku sebagai tempat istirahat dari semua keburukan. (HR. Muslim) SOLEH kan Kami Ya Allah, krn dg SOLEH KAMI mampu meraup BERKAH & NIKMAT NYA HIDUP...Semoga berbahagia





































musala, mushalla, musola, Moslem, tembesi, pembangunan, mesjid, amal ibadah, sumbangan, Waqaf, mushola, muallaf, ustadz, ustadzah, kyai, bimbingan, agama, dien, muslimah, annisa, kiblat, pengajian, halaqoh, ta’aruf, doa, mustajab, social, sosial, asia, asian, brain, himpunan, forum, penggemar, persaudaraan, ukhuwah, islamiyah, hafiz, al-Qur’an, Hadits, malaikat, tuhan, angel, god, penghijauan, global, warming, pemanasan, melayu, malay, orang, wong, jowo, jawa, keturunan, asli, tobat, taubat, ikhtiar, usaha, rumah ibadah, tempat ibadah, pray, prayer, merdeka, freedom, top, jempol, jempoler, suka, keislaman, silaturahmi, forum, kajian, tafsir, arab, Arabic, asia, asian, Singapore, singapura, Malaysia, Malaysian, malay, melayu, Singaporean, muslimah, sorban, impian, mimpi, cita-cita, angan-angan, ustadz, ustadzah, waralaba, franchise, untung, rugi, bisnis, dermawan, hartawan, murah hati, rakyat, masyarakat, halal, batam, mosque, musholla, langgar, surau, masjid, zakat, infak, infaq, shodaqoh, sedekah, mushala, muslim, Islam, barelang, kepri, kepulauan riau, wakaf, amal jariyah, Mesjid, bansos, bantuan sosial, fitri, fitrah, kurban, qurban, Idhul Adha, Idhul Fitri, Fitrah,
Salam SUKSES by :
Label:
amal ibadah,
barelang,
batam,
infak,
infaq,
Islam,
kepri,
kepulauan riau,
masjid,
mesjid,
mosque,
mushala,
mushola,
musholla,
muslim,
pembangunan,
sedekah,
shodaqoh,
sumbangan,
zakat
Langganan:
Postingan (Atom)















